Pages

Ads 468x60px

Featured Posts

Kamis, 20 Agustus 2015

Xiaomi sedang menyiapkan OS Windows 10.

Tampaknya Xiaomi sedang mengembangkan sebuah tablet baru yang siap diluncurkan dalam waktu dekat. Tidak seperti Mi Pad yang berjalan pada MIUI berbasis Android, tablet anyar Xiaomi berikutnya akan ditenagi oleh Windows 10.

Informasi ini dikemukakan oleh seorang analis terkemuka asal Tiongkok, Pan Jiutang. Dilaporkan oleh GizmoChina, Jiutang menyatakan bahwa tablet Windows 10 Xiaomi akan dirilis pada kuartal ketiga, tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2015 mendatang.

Sayangnya, Jiutang tidak menyebutkan Windows 10 mana yang akan berjalan pada tablet Xiaomi nanti: apakah Windows 10 reguler atau Windows 10 versi mobile. Spesifikasi tabletnya sendiri masih berupa misteri.

Kabar mengenai rencana Xiaomi mengeluarkan tablet bertenaga Windows 10 terdengar masuk akal. Xiaomi dan Microsoft telah menjalin sebuah kerja sama dimana mereka berkolaborasi untuk menghadirkan Windows 10 pada perangkat Android seperti Mi4.

Belum lama ini, VP Operating System Microsoft, Joe Belfiore, bahkan memamerkan Windows 10 yang sedang berjalan di atas Xiaomi Mi4 lewat akun Twitter-nya. 

read more

Sabtu, 08 Februari 2014

Akal Facebook Menyimpan Data Pengguna.

ReadWrite
Data center Facebook
Setiap hari, tak terhitung banyaknya foto, video, dan jenis-jenis file lain yang diunggah oleh ratusan juta pengguna ke Facebook. Hanya sebagian kecil di antaranya yang sering dilihat oleh pengguna. Namun, semua konten ini tentu perlu disimpan sehingga memakan ruang media storage di server jejaring sosial tersebut.
Bagaimana caranya agar konten-konten usang bisa tetap dipertahankan di media penyimpanan (supaya tidak hilang ketika dicari) tetapi tidak terlalu memakan tempat dan biaya? Facebook merasa perlu mencari alternatif selain hard disk konvensional.

Minggu lalu, pada ajang Open Compute Summit, perusahaan ini memperlihatkan purwarupa sistem cold storage yang menggunakan cakram Blu-ray untuk menyimpan data hingga hitungan Petabyte atau jutaan Gigabyte.

Sebanyak 10.000 cakram Blu-ray bisa disimpan dalam lemari khusus yang tingginya lebih dari 2 meter. Lengan-lengan robot lantas mengambil cakram-cakram yang diatur dalam serangkaian magasin untuk mengambil data dari disc yang sesuai.

Sebuah cakram Blu-ray sendiri didesain utnuk menampung data mulai dari 25 GB untuk setiap keping single-layer hingga 128 GB pada keping varian 4-layer.

Dikutip dari The Verge, wakil presiden bidang teknis Facebook Jay Parikh mengatakan bahwa sistem berbasis Blu-ray ini bisa menghemat penggunaan energi hingga 80 persen dan ongkos hingga 50 persen dibandingkan metode cold storage konvensional yang mengandalkan hard disk.

Blu-ray bukan medium ideal untuk penyimpanan utama karena kecepatan transfer data yang relatif lamban, tetapi cakram ini cocok digunakan untuk menyimpan data yang jarang diakses, seperti backup file foto dan video pengguna Facebook.

Saat ini, penyimpan data Blu-ray tersebut sudah mulai digunakan oleh Facebook dan bisa menyimpan sejumlah besar data, mencapai 30 Petabyte. Ke depannya, perusahaan jejaring sosial itu berniat menggunakan flash memori hemat energi untuk menyimpan data, tetapi solusi ini relatif mahal dibandingkan alternatif lain.
read more

Dua Versi Samsung Galaxy S5

Wisnubrata/Kompas.com
Galaxy S4 Active
Belum lagi resmi diumumkan, Galaxy S5 diprediksi bakal memiliki dua "kembaran". Informasi itu diungkapkan oleh bocoran terkini yang dilansir oleh Cnet.

Disebutkan bahwa dua kembaran tersebut tak lain merupakan versi Active yang tahan air dan versi Zoom yang dilengkapi kamera dengan lensa zoom.

Informasi keberadaan versi Active dari Galaxy S5 dilaporkan oleh situs berbahasa Korea ET News, sementara kehadiran versi Zoom diperoleh dari laporan database impor di India yang mencantumkan perangkat bernama "SM-C115 Samsung Mobile Camera".

Sebelumnya, ponsel andalan terdahulu dari Samsung, Galaxy S4, juga didampingi dengan varian bernama Galaxy S4 Active dan Galaxy S4 Zoom.

Samsung memang memiliki strategi membanjiri pasar dengan beragam varian dari sebuah produk, dengan tujuan merengkuh pengguna sebanyak-banyaknya dari berbagai kalangan dengan kebutuhan berbeda.

Galaxy S4, misalnya juga memiliki varian "Mini" dan belakangan "Black Edition" yang dilabur warna hitam dan bahan kulit imitasi.

Varian Zoom dari Galaxy S5 diduga bakal dibanderol seharga 523 dollar AS, atau kurang lebih setara dengan Galaxy S4 Zoom pada saat peluncurannya. Untuk saat ini   belum ada informasi spesifikasi menyangkut varian Active dan Zoom Galaxy S5.

Samsung disebutkan menetapkan target tinggi untuk penjualan Galaxy S5 Active tahun ini. Perangkat tersebut diharapkan bisa memberi kontribusi 20-30 persen dari keseluruhan penjualan lini Galaxy S5.

Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan Galaxy S4 Active yang hanya mampu meyumbang 4 persen ke penjualan gabungan Galaxu S4.

Galaxy S5 sendiri disinyalir akan meluncur secara resmi menjelang acara Mobile WorldCongress, tanggal 24 Februari mendatang di Barcelona.
read more

Android Masih Malu-malu Cicipi Kitkat

Dokumentasi Sundar Pichai, kepala produk Android dan Chrome, via Google
Maskot Android KitKat
Versi terbaru sistem operasi Android 4.4 atau KitKat telah diluncurkan Google pada Oktober tahun lalu. Namun, ternyata penyebaran KitKat belum seperti yang diharapkan.
Sebuah survei yang dilakukan baru-baru ini mengungkap bahwa pengguna KitKat masih kurang dari 2 persen populasi Android.
Data yang diambil dari situs resmi Developer Android mengungkapkan, pengguna KitKat baru berjumlah 1,8 persen. Pada Januari lalu, pengguna KitKat tercatat 1,4 persen.
Sementara sistem operasi Android yang paling banyak digunakan adalah Jelly Bean (4.1 - 4.3), sebesar kurang lebih 60 persen.
Gingerbread berada di urutan kedua dengan persentase 20 persen diikuti oleh Ice Cream Sandwich dengan capaian 16,1 persen.
developer.android.com
Persentase OS Android
Data tersebut dikumpulkan dari aplikasi Google Play Store terbaru, dimana hanya mendukung Android 2.2 ke atas. Perangkat yang menggunakan Android versi lebih lama, mulai dari versi 2.2 tidak terdata.
Dari data tersebut, bisa disimpulkan bahwa KitKat baru diadopsi oleh jajaran linismartphone Google Nexus dan perangkat Motorola saja. Sementara, vendor-vendor lain masih dalam proses upgrade atau membuat perangkat KitKat baru.
Untuk melakukan upgrade, dikutip dari The Next Web, Minggu(5/2/2014), pabrikan smartphone butuh melakukan proses koordinasi yang panjang, baik dengan Google atauoperator. Hal inilah yang menyebabkan prosesnya menjadi lama.
Situasi tersebut berlainan dengan sistem operasi iOS milik Apple yang bisa dilakukan dengan cepat. Sebagai perbandingan, iOS 7 diluncurkan pada September lalu dan telah dipakai 64 persen pengguna iPhone dalam satu bulan saja.
read more

Dua Versi Samsung Galaxy S5

Galaxy S4 Active
Belum lagi resmi diumumkan, Galaxy S5 diprediksi bakal memiliki dua "kembaran". Informasi itu diungkapkan oleh bocoran terkini yang dilansir oleh Cnet.

Disebutkan bahwa dua kembaran tersebut tak lain merupakan versi Active yang tahan air dan versi Zoom yang dilengkapi kamera dengan lensa zoom.

Informasi keberadaan versi Active dari Galaxy S5 dilaporkan oleh situs berbahasa Korea ET News, sementara kehadiran versi Zoom diperoleh dari laporan database impor di India yang mencantumkan perangkat bernama "SM-C115 Samsung Mobile Camera".

Sebelumnya, ponsel andalan terdahulu dari Samsung, Galaxy S4, juga didampingi denganvarian bernama Galaxy S4 Active dan Galaxy S4 Zoom.

Samsung memang memiliki strategi membanjiri pasar dengan beragam varian dari sebuah produk, dengan tujuan merengkuh pengguna sebanyak-banyaknya dari berbagai kalangan dengan kebutuhan berbeda.

Galaxy S4, misalnya juga memiliki varian "Mini" dan belakangan "Black Edition" yang dilabur warna hitam dan bahan kulit imitasi.

Varian Zoom dari Galaxy S5 diduga bakal dibanderol seharga 523 dollar AS, atau kurang lebih setara dengan Galaxy S4 Zoom pada saat peluncurannya. Untuk saat ini   belum ada informasi spesifikasi menyangkut varian Active dan Zoom Galaxy S5.

Samsung disebutkan menetapkan target tinggi untuk penjualan Galaxy S5 Active tahun ini. Perangkat tersebut diharapkan bisa memberi kontribusi 20-30 persen dari keseluruhan penjualan lini Galaxy S5.

Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan Galaxy S4 Active yang hanya mampu meyumbang 4 persen ke penjualan gabungan Galaxu S4.

Galaxy S5 sendiri disinyalir akan meluncur secara resmi menjelang acara Mobile WorldCongress, tanggal 24 Februari mendatang di Barcelona.
read more

Pembaharuan, BBM Android-iOS Mulai Tinggalkan PIN.!!


Ilustrasi.
Aplikasi messaging BlackBerry Messenger (BBM) semenjak awal diperkenalkan di platform BlackBerry membutuhkan personal identification number (PIN) bagi penggunanya untuk saling terhubung dan berkomunikasi.

Metode PIN tersebut juga masih digunakan saat BBM diluncurkan untuk platform Androiddan iOS. Namun, dengan update terbaru yang dirilis BlackBerry, Kamis (6/2/2014), prosesi tukar-menukar PIN mulai ditinggalkan. Kini, pengguna BBM bisa menambah teman tanpa perlu PIN lagi.

Melalui blog perusahaan, BlackBerry mengumumkan update terbaru BBM di Android dan iOS telah dibekali fitur "Find Friends", yang tak meminta informasi PIN teman. Alih-alih meminta PIN, aplikasi tersebut akan mengenali daftar kontak penggunanya yang menggunakan BBM.

PhonearenaFitur Find Friends di BBM untuk Android dan iOS, tak lagi butuh PIN
Pengguna pun bisa mengundang pengguna baru untuk menggunakan BBM melalui e-mailatau SMS.

Metode ini mirip dengan yang dilakukan aplikasi layanan messaging WhatsApp yang menggunakan nomor telepon sebagai alat identifikasi. WhatsApp akan mengenali kontak yang menggunakan layanannya melalui nomor kontak yang tersimpan.

Namun, metode yang digunakan BlackBerry dalam mengenali kontak ini tidak dibeberkan lebih lanjut. 

BlackBerry kemungkinan akan membandingkan daftar kontak yang dimiliki pengguna dengan informasi yang tersimpan dalam server BlackBerry.

Kamis (6/2/2014) pagi, update terbaru BBM lintas platform baru tersedia untuk pengguna iOS dan sudah bisa diunduh di App Store atau melalui tautan ini

Update: BBM update terbaru untuk Android yang mendukung fitur Find Friends telah tersedia dan dapat diunduh di Play Store atau melalui tautan berikut ini.

Pengguna BBM di Android sepertinya harus menunggu beberapa hari lagi untuk mencoba fitur tambah teman tanpa PIN tersebut.

BBM lintas platform saat ini hanya dapat berjalan di perangkat yang memakai sistem operasi Android versi 4.0 ke atas dan iOS 6 ke atas. Namun, dalam waktu dekat perangkat Android versi 2.3 (Gingerbread) akan bisa menikmati layanan BBM.
read more

Akhirnya, Beli Aplikasi Android Bisa Pakai Rupiah.!!

Google Play Store
Kini, Google Play Store sudah mendukung mata uang Rupiah
Google baru saja memperbarui aplikasi toko digital Play Store. Dalam pembaruan tersebut, Google telah mengizinkan pengguna Android di Indonesia membeli aplikasi dengan menggunakan mata uang Rupiah. 

Sebelumnya, untuk mengunduh aplikasi berbayar, pengguna hanya bisa menggunakan mata uang Dollar AS.

Selain itu, Google juga telah membuka akses untuk para pengembang aplikasi (developer)di 25 negara, termasuk Indonesia, untuk menjual aplikasi mereka dalam mata uang lokal.

Ada beberapa keuntungan dari penerapan mata uang lokal ini. Kini, pengguna sudah tidak perlu repot-repot lagi untuk mengonversikan kurs Dollar ke Rupiah saat ingin membeli aplikasi.

Keuntungan lainnya, harga aplikasi akan tetap, tidak berubah mengikuti fluktuasi mata uang.

Selain Indonesia, negara-negara yang sudah menggunakan mata uang lokal di Google Play Store adalah Australia, Bolivia, Bulgaria, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Mesir, Latvia, Libanon, Lithuania, Malaysia, Moroko, Pakistan, Peru, Filipina, Rumania, Arab Saudi, Afrika Selatan, Thailand, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Venezuela, dan Vietnam.

Adapun dalam pembaruan kali ini, masih belum ada pilihan sistem pembayaran lainnya. Pengguna diharuskan untuk menggunakan kartu kredit untuk membeli sebuah aplikasi. Tentu proses ini cukup menyulitkan, mengingat belum semua pengguna gadget Android belum memiliki kartu kredit.

Selain Google Play Store, toko aplikasi Apple App Store dan juga iTunes juga sudah menjual berbagai konten, seperti aplikasi, musik, dan film, dalam mata uang Rupiah.
read more